Pentingnya Pasang Penangkal Petir Rumah untuk Keamanan Keluarga

penangkal petir

Pentingnya Pasang Penangkal Petir Rumah untuk Keamanan Keluarga

Apakah hujan deras dan guntur yang menggelegar memicu rasa cemas Anda? Di negara tropis seperti Indonesia, intensitas petir sangatlah tinggi. Tanpa perlindungan yang tepat, sambaran petir dapat mengakibatkan kerusakan fatal pada perangkat elektronik, kebakaran, hingga mengancam keselamatan penghuni. Oleh karena itu, setiap pemilik properti wajib memahami fungsi dan sistem penangkal petir rumah sebagai langkah preventif

Bagaimana Cara Kerja Penangkal Petir Rumah?

Secara sederhana, sistem penangkal petir rumah bekerja dengan cara menyediakan jalur bagi muatan listrik petir menuju ke tanah (grounding). Saat petir menyambar, alat ini menangkap aliran listrik yang sangat besar tersebut dan menyalurkannya langsung ke bumi melalui kabel konduktor. Hal ini mencegah energi listrik merambat melalui kabel listrik rumah atau struktur bangunan yang dapat memicu korsleting listrik.

Sistem perlindungan ini biasanya terdiri dari tiga komponen utama:

  1. Air Terminal (Splitzen): menempati titik tertinggi bangunan untuk mencegat sambaran kilat

  2. Down Conductor: Kabel tembaga besar yang menghubungkan terminal atas ke tanah.

  3. Sistem Pembumian: Batang logam yang ditancapkan jauh ke dalam tanah untuk menghilangkan muatan listrik dengan aman. 

Baca Juga: Mitos atau Fakta? 10 hal tentang kerja penangkal petir yang sering disalah pahami pemilik properti

Mengenal Jenis-Jenis Penangkal Petir

Sebelum memutuskan untuk memasang, Anda perlu mengetahui dua jenis sistem yang populer di pasaran:

  • Sistem Konvensional: Cocok untuk rumah tinggal dengan area yang tidak terlalu luas. Sistem ini bekerja secara pasif menunggu sambaran petir mengenai terminal.

  • Sistem Elektrostatis (Radius): Jenis ini memiliki jangkauan perlindungan yang lebih luas (sistem payung). Sistem ini melindungi area perkantoran, pabrik, atau rumah berhalaman luas karena mampu menarik petir di area sekitarnya.

Baca Juga: Jasa Pasang Penangkal Petir | Solusi Keamanan untuk Aset Berharga Anda

Tips Memilih dan Merawat Instalasi

Anda tidak boleh memasang penangkal petir rumah secara sembarangan. Pastikan kabel konduktor terpasang lurus tanpa banyak tekukan tajam agar aliran listrik tidak melompat. Selain itu, nilai hambatan tanah (grounding) harus berada di bawah 5 Ohm agar pembuangan listrik efektif. Lakukan pengecekan rutin minimal setahun sekali, terutama menjelang musim penghujan, untuk memastikan tidak ada kabel yang korosi atau terputus.

Kesimpulannya, investasi pada sistem proteksi petir adalah investasi keselamatan jangka panjang. Jangan menunggu musibah terjadi untuk menyadari pentingnya keamanan sistem kelistrikan hunian Anda.